Senin, 13 Mei 2013

Tradisi Pernikahan di Korea

Annyeong Yeorobun !!

Selamat datang kembali di blog admin yang masih amatir ini (?)
Kalo di posting sebelumnya admin ngebahas kuliner-kuliner khas Korea, kali ini admin sedikit keluar dari tema ne ??

Sekarang admin mau bahas salah satu kebudayaan orang-orang Korea nih !! yaitu pernikahan tradisionalnya ! XD

Pernah nonton drama korea Princess Hours ?? Saat upacara pernikahan Lee Shin dan Chae Gyoung mereka mengadakan upacara pernikahan adat Korea. Nahh,,, kurang lebih sih seperti itu adat pernikahan tradisional Korea ^^

Kulinerplus
Hanbok (Korea Selatan) atau Chosŏn-ot (Korea Utara) adalah pakaian tradisional masyarakat Korea. Hanbok pada umumnya memiliki warna yang cerah, dengan garis yang sederhana serta tidak memiliki saku. Walaupun secara harfiah berarti "pakaian orang Korea", hanbok pada saat ini mengacu pada "pakaian gaya Dinasti Joseon" yang biasa dipakai secara formal atau semi-formal dalam perayaan atau festival tradisional.

Untuk aksesoris kepala pada saat mereka menikah, mereka mengkonde rambutnya. Pria mengkonde (mengikat) rambutnya sampai atas kepala (sangtu), sedangkan wanita mengkonde sampai batas di belakang kepala atau di atas leher belakang. Tusuk konde binyeo, ditusukkan melewati konde rambut sebagai pengencang atau aksesoris.

Kulinerplus
Sebelum pernikahan dilangsungkan, calon pengantin pria akan memberikan sebuah hadiah pada calon ibu mertuanya berupa sebuah angsa liar yang masih hidup. Namun sekarang ini lebih sering memberikan boneka angsa yang terbuat dari kayu. Angsa ini menandakan sang calon pengantin pria akan merawat anak perempuannnya seumur hidup.

Pernikahan tradisional Korea diselenggarakan di rumah sang pengantin wanita. Sedangkan sumpah pernikahan dilakukan dalam upacara yang dinamakan kunbere. Kedua pengantin akan saling membungkuk lalu meminum anggur khusus dari sebuah labu yang ditanam oleh ibu sang pengantin wanita.

Beberapa hari seteleh upacara pernikahan, kedua pengantin akan mengunjungi keluarga sang pengantin pria untuk menjalani upacara pernikahan lainnya yang disebut p’ye-baek. Sang pengantin wanita akan menawarkan korma dan chestnuts kepada orangtua pengantin pria. Hal ini melambangkan anak-anak. Lalu orangtua akan menawarkan sake, dilanjutkan melempar korma dan chestnuts pada sang pengantin wanita yang mencoba menangkap keduanya menggunakan pakaian pengantinnya.

Kulinerplus
Perjamuan makan dalam pernikahan tradisional Korea sangatlah sederhana. Bahkan hanya dibutuhkan sup mie, dan faktanya pesta perjamuan makan Korea disebut kook soo sang yang berarti “perjamuan mie.” Mie yang panjang melambangkan kehidupan yang panjang dan bahagia. Mie akan direbus bersama kaldu sapi dan hiasan lainnya serta sayuran. Dok, atau kue ketan biasanya menjadi hidangan yang disajikan dalam sebuah acara di negara ini, khususnya di pernikahan.



Lapar? Klik http://www.kulinerplus.com #search engine kuliner enak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar